Recap Day 6: Sehari Penuh Kegiatan Bakti Desa 2024 "Dari Mengajar SD hingga Tausiyah Inspiratif"
(Dokumentasi sebelum mengajar)
Kegiatan
Bakti Desa 2024 pada hari Sabtu, 03 Februari 2024 kembali dibuka dengan agenda
briefing untuk memaparkan kegiatan apa yang akan dilakukan selama seharian.
Setelah briefing selesai, kami melanjutkan untuk mengajar SDN Sawahdadap 01 dan
02. Pelaksanaan mengajar SDN dilaksanakan oleh Rifaldi dan Firly, mereka mengajar
di SDN sawahdadap 02 di kelas 5, saat pengajaran banyak sekali melaksanakan
kegiatan salah satunya mengajar materi bahasa Indonesia mengenai huruf kapital
dan penulis kaidah kebahasaannya, suasana di kelas sangat seru dan sangat
berkesan. Rifaldi berharap dapat mendapatkan pelajaran dari hal yang baru saja
di lakukan dan menjadi sebuah pengalaman berharga baginya, ia pun mengucapkan
terima kasih kepada partnernya Firly karena telah membimbingnya.
Berbeda dengan kondisi pengajaran
yang dilakukan oleh Irfan dan Fajri di SDN Sawahdadap 1 kelas 4, materi yang diajarkan
adalah mengenai Sajak yaitu puisi dalam bahasa Sunda pun mengajar tentang Ilmu
Pengetahuan dan Ilmu sosial tentang mengenal sendiri kebudayaan dan kearifan
lokal yang ada di desa Sawahdadap dan nama-nama kota yang ada di Jawa Barat.
Mereka merasa cukup terkuras energinya karena anak-anak yang terlalu aktif
dengan berbagai macam karakter anak yang berbeda. Begitupun juga dengan
pengajaran di SDN Sawahdadap 1 Kelas 6 yang dilakukan oleh Rendy dan Azri.
Mereka mengajarkan materi mengenai Tematik kepemimpinan, dengan kesan mengajar
yang seru karena banyak anak-anak yang antusias bercerita terutama perempuan,
walaupun laki-lakinya banyak yang tapi bercanda saat melaksanakan kegiatan pramuka,
namun anak anak laki-laki yang paling bersemangat dalam
menyiapkan yel yel.
Di siang hari, kegiatan berlanjut
dengan pengajaran di MDTA Nurul Huda. Salah satu materi yang diajarkan adalah
mengenai pembelajaran mengaji Iqra ataupun Al-qur’an, pengajaran ini dilakukan
oleh Salman dan Rendy dengan sasaran anak-anak kelas paud sampai kelas 1 SD.
Kesan yang terbentuk diantara para pengajar adalah kesan yang sangat
menyenangkan, dimana anak-anak di MDTA Nurul Huda ini sangat antusias dan bersemangat.
Semangat anak-anak di desa sawahdadap ini tidak pernah padam dalam mempelajari
ilmu-ilmu agama.
Disaat
bersamaan, sebagian panitia mengikuti kegiatan di Balai Desa, yaitu “CENTIL (Cek Kesehatan Rutin Ibu
Hamil)” terdapat 4 orang partisipan dari panitia. Ada beberapa ragkaian
kegiatan, diantaranya; Penyuluhan kesehatan ibu hamil, penyuluhan HIV AIDS pada
ibu hamil, cek tensi, berat badan dan lingkar Lengan, cek darah keseluruhan,
cek kehamilan, dan pemberian makanan bernutrisi pada ibu hamil yang kekurangan
Gizi. Kegiatan CENTIL ini merupakan salah satu program atau kegiatan yang
diiniasi oleh Pihak Puskesmas Desa Sawahdadap, Kegiatan ini dilakukan secara
rutin dan berkala setiap bulannya dalam rangka memperhatikan dan
mensejahterakan Kesehatan ibu hamil yang ada di desa Sawahdadap. Rangkaian
kegiatan ini diawali dengan registrasi dan pengukuran berat badan juga lingkar
lengan dan dilanjut penyuluhan dari pihak puskesmas, ketua PKK dan penyuluhan
HIV dari PP HIV puskesmas Sawahdadap yaitu ibu Neng Laoura,A.Md. Setelah ibu
hamil mengikuti penyuluhan lalu diarahkan untuk melakukan cek darah secara
keseluruhan dan pengecekan kehamilan oleh ibu bidan di poli kesehatan desa. Di
dalam sela-sela kegiatan bakti desa, pihak PKK mengundang beberapa panitia
untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dari kepanitiaan Bakti Desa
mengirim empat perwakilan untuk membantu dalam pendokumentasian kegiatan
tersebut, dan mengikuti kegiatan tersebut sampai akhir.
Pada saat yang sama di siang hari,
suasana di Sanggar Mbii Make Up begitu hidup dengan kegiatan tari yang
melibatkan beberapa panitia. Kelompok panitia yang tampil merupakan bagian dari
Sotra Dance, yang terdiri dari empat orang anggota yang antusias. Mereka sedang
mempersiapkan penampilan mereka untuk acara puncak yang akan datang. Dalam
latihan tersebut, para penari terfokus pada pementasan tarian Tanjung Baru.
Tarian ini dipilih sebagai bagian dari kontribusi mereka dalam acara Bakti Desa
2024. Tarian Tanjung Baru tidak hanya menjadi ekspresi seni yang memukau,
tetapi juga sebuah penghormatan yang akan dipersembahkan di panggung puncak
Bakti Desa. Acara ini dijadwalkan akan digelar pada tanggal 09 Februari 2024,
dan penari-penari ini bersemangat untuk memberikan penampilan terbaik mereka.
Pada suatu kesempatan, salah satu
panitia, Ahmad Fauzi An-Nawawi memberikan tausiyah yang penuh inspirasi untuk
memotivasi adik-adik SMP-SMA agar kembali bersemangat dalam mengejar kegiatan
ngaji. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dalam menjalankan ibadah mengaji,
mengingat kegiatan tersebut memiliki nilai spiritual yang tinggi dan memberikan
manfaat yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tausiyahnya, Ia
menyampaikan betapa beruntungnya mereka yang memiliki kesempatan untuk terus
mengejar ilmu agama, khususnya melalui kegiatan mengaji. Beliau mengajak para
anak muda untuk melihat ngaji bukan sekadar kewajiban, tetapi sebagai investasi
besar untuk kehidupan akhirat. Hari ini, diakhiri dengan briefing panitia untuk persiapan ANGKLUNG (Aksi Lingkungan).
semangattt kaliannn❤🔥
BalasHapusterimakasih buat kalian orang baik sudah mau peduli terhadap lingkungan desa kami.... smoga kbaikan menjadi kunci sukses
BalasHapus