Recap Day 3: “Berbagi Cerita di Balik Kegiatan Bakti Desa 2024 (Pengajaran, Sosialisasi Lingkungan, dan Kesenian di Sawahdadap)”

        Seperti di hari sebelumnya, kami dari kepanitiaan bakti desa 2024 pada hari Rabu, 31 Januari 2024 kembali melaksanakan pengajaran di SDN Sawahdadap 01 dan 02 tepatnya di kelas 4, 5, dan 6. Sebelum memulai pengajaran seperti biasa kami melaksanakan briefing terlebih dahulu mengenai materi apa saja yang akan disampakaikan, mekanisme, serta teknisnya seperti apa. Setelah briefing selesai, kami langsung bergegas ke SD untuk melakukan pengajaran.

(Dokumentasi Pengajaran di SDN Sawahdadap 01 dan 02)

        Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Sawahdadap 01 dan 02 dilaksanakan dari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 12 siang. Ada banyak kesan yang dirasakan oleh para mahasiswa saat pengajaran. Seperti yang dirasakan oleh Regita dan Selva, mereka mengajar di kelas 4 SDN Sawahdadap 02. Di hari Rabu, 31 Januari 2024 kemarin, mereka ikut berpartisipasi melaksanakan salah satu program sekolah, yakni 3M (Membaca, Mendengarkan, Menceritakan). Di kelas, mereka menyampaikan materi tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Kesan mengajar di kelas yang mereka rasakan adalah kehangatan dan respon anak-anak dalam mengikuti rangkaian pembelajaran 3M serta pembelajaran matematika dengan baik. Disela-sela pembelajaran juga diadakan ice breaking/games, itu berdampak membuat anak-anak dapat gembira dan menjadi penghibur di sela-sela belajar. Sementara itu, di kelas 5 SDN Sawahdadap 02 bagian pengajaran oleh Firly dan Fayyadh. Mereka mengajar mata pelanjaran PAIBP yang dimana mengenalkan materi mengenai Hari Akhir (Jenis-jenis, tanda-tanda kecil dan besar hari akhir). Kesan yang diberikan anak-anak saat pengajaran sangat baik karena mereka mudah diatur dan mengikuti pembelajaran dengan baik. Namun berbeda dengan kesan yang dirasakan Ica dan Arsalan, yang dimana mereka cukup merasakan rasa cape karena cukup menguras energi, belum terbiasa dan menjadi pengalaman khususnya bagi para pengajar.

(Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi Lingkungan, bagian dari program kerja Aksi Lingkungan)

        Setelah pengajaran SD selesai, kami ada agenda kembali yaitu “Sosialisasi Lingkungan”. Kegiatan ini dilakukan di Balai Desa Sawahdadap, terdapat pematerian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sumedang dan dihadiri oleh masyarakat sekitar. terdapat beberapa pertanyaan atas pematerian tersebut. Salah satunya adalah mengenai budidaya maggot untuk pengurangan sampah rumah tangga yang ada. Di waktu yang bersamaan kami pun melakukan 2 kegiatan lain, yaitu mengajar di MDTA Nurul Huda dan latihan tari. Menurut teh Linda sebagai pelatih tari di sanggar setempat, kesenian tari merupakan salah satu kesenian yang memiliki partisipan dengan antusias tinggi di masyarakat Sawahdadap.

(Dokumentasi Mengajar MDTA Nurul Huda)

     Kembali di sore hari, kami mengajar MDTA Nurul Huda setelah sholat ashar hingga sebelum magrib. Di malam hari kegiatan diisi dengan diadakannya “Rempug Warga” dengan mengundang para RT dan RW yang ada di Dusun 3, Desa Sawahdadap untuk hadir di posko kami. Hasil obrolan dengan pihak-pihak tersebut adalah mengenai agenda besar kami yaitu ANGKLUNG (Aksi Lingkungan) dan acara puncak nantinya. Berbeda dengan hari sebelumnya yang dimana tidak ditutup dengan evaluasi dikarenakan sudah terlalu malam.

Komentar